
KSATRIA PRINGGONDANI




400 peserta didik Primary, SNC (Special Need Center), dan delapan peserta didik Pre-Primary Sekolah Global Mandiri Cibubur sebagai penampil dalam pagelaran Ksatria Pringgondani di Graha Bhakti Budaya (GBB), Taman Ismail Marzuki, Sabtu 15 Juni 2024. Mereka berkolaborasi dengan Wayang Orang Bharata Jakarta sebagai pendukung musik telah menunjukkan kemampuan yang spektakuler.
Principal of Primary Sekolah Global Mandiri Cibubur, Dr. Anna Budiatmi, M.Pd menjelaskan bahwa, dalam mempersiapkan pagelaran ini kami lakukan selama sepuluh bulan. Tahapan persiapan yang kami lakukan mulai dari observasi, seleksi, audisi, latihan-latihan, dan Gladi Resik. Ada banyak tantangan yang kami hadapi dalam melatih anak-anak tetapi dapat dilewati dengan kesabaran dan optimis.
Sebanyak 850 penonton yang terdiri dari para orang tua, siswa, dan para pegiat seni, serta dihadiri oleh Direktur sekolah Global Mandiri Ibu Dr. Rifa Ariani, SE., Ak., M.Pd, Ibu Prof Dr. Haruni Krisnawati, Shut, MSi dari Staf Ahli Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Bidang Energi, Bapak Yosef Gunawan dari Dinas Pendidikan membuat suasana GBB sangat meriah. Mereka menyambut baik pagelaran ini karena dapat mengembangkan minat dan bakat para peserta didik.
Pagelaran tahun ini memilih judul Ksatria Pringgondani dan pagelaran ini dilaksakanan dalam bentuk Performing Arts yang mengintegrasikan seni tari, musik, dan drama. Di sinilah kesempatan emas bagi peserta didik menggali dan mengembangkan potensi mereka. Potensi adalah kemampuan yang dimiliki setiap peserta didik yang dapat dikembangkan. Menurut Gardner, potensi yang terpenting adalah inteligensi, yaitu inteligensi linguistik, inteligensi matematis-logis, inteligensi ruang, inteligensi kinestetik-badani, inteligensi musical, inteligensi interpersonal, dan inteligensi naturalis. Dengan demikian, melalui pagelaran ini peserta didik mendapatkan kesempatan menggali dan mengembangkan multi-inteligensi yang dimilikinya.
Pagelaran Ksatria Pringgondani sehaluan dengan penerapan Kurikulum Merdeka di Sekolah Global Mandiri Cibubur dalam hubungannya dengan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Pagelaran budaya Nusantara ini salah satu dari beragam cara yang dapat dihadirkan untuk membangkitkan kembali semangat kebudayaan sekaligus menghadirkan jiwa Pancasila, terutama Sila Persatuan Indonesia.
Dengan berlatarbelakang tokoh Wayang Gatotkaca, cerita ini tidak hanya mengangkat keragaman budaya Indonesia, namun juga sejarah bangsa yang patut dikenal peserta didik sehingga mereka bisa lebih bersyukur dan menghargai nilai-nilai budaya bangsa. (FOS)



